Jumat, 23 Mei 2025

Keseruan belajar sambil bermain 😊

 

Pingpong Bertanya!



    Minggu-minggu sebelum ujian memang terasa berat bagi siswa. Tuntutan nilai akademik maupu non akademik menjadi beban tersendiri bagi siswa. Dukungan moril bagi siswa mampu mengembelikan semangat dan fokus siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk meminimalisir beban yaitu relaksasi dalam pembelajaran. Pembelajaran yang santai menjadi strateginya, kegiatan belajar yang santai namun bermakna mampu memberikan semangat tersendiri. Mengkombinasikan antara persiapan akademik dan kesejahteraan psikologis menjadi kunci sukses dalam ujian.

Selasa, 31 Desember 2024

SUB MATERI 3 - BUDAYA NASIONAL SEBAGAI IDENTITAS DAN JATI DIRI BANGSA

 BUDAYA NASIONAL SEBAGAI IDENTITAS DAN JATI DIRI BANGSA

Identitas dan jati diri bangsa merupakan ciri khas yang dimiliki suatu bangsa dan menjadi pembeda dengan negara lain. Identitas ini dibalut menjadi satu melalui dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Keberagaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia tercermin dalam sila Pancasila yaitu Persatuan Indonesia. Melalui sila ketiga ini, mencerminkan kondisi bangsa yang didalamnya banyak perbedaan akan tetapi bisa disatukan. Hal inilah yang menjadi kepribadian bangsa, menjadi bangsa yang memiliki toleransi tinggi dan mampu hidup dengan rukun.

Meskipun memiliki landasan yang kuat, bukan berarti bangsa Indonesia jauh dari konflik yang muncul akibat keberagaman. Masuknya budaya luar dan pengaruh globalisasi membuat masyarakat memiliki cara pandang yang berbeda. Banyak konflik – konflik yang muncul akibat kurangnya rasa nasionalisme dan toleransi terhadap sesama.

SUB MATERI 2 - BUDAYA NASIONAL SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

 BUDAYA NASIONAL SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

Indonesia adalah negara multikultural dengan berbagai jenis kebudayaan. Multikultural atau keberagaman merupakan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kekayaan ini dijadikan alat pemersatu bangsa, meskipun banyak perbedaan didalamnya. Hal ini sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda – beda tetap satu jua”. Perbedaan ini dikarenakan banyak faktor yaitu keadaan geografis, komunikasi, transportasi, pengaruh budaya asing dan penerimaan masyarakat terhadap perubahan. Hal ini yang membuat setiap daerah memiliki budaya yang berbeda.

SUB MATERI 1 - TRADISI, KEARIFAN LOKAL DAN BUDAYA NASIONAL

 PELESTARIAN TRADISI, KEARIFAN LOKAL, DAN BUDAYA NASIONAL

Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang hidup dalam satu lingkungan dan mampu berinteraksi dengan kepentingan yang sama. Hal ini dikarenakan manusia adalah makhluk sosial sehingga manusia tidak bisa hidup sendiri. Dari perkumpulan manusia tadi dapat menciptakan budaya dalam masyarakat, berawal dari kebiasaan – kebiasaan  sehingga menjadi perilaku yang berbudaya. Budaya dalam masyarakat mencakup cara hidup, sikap, pola perilaku dan pengetahuan dari generasi ke generasi yang diwariskan ke anggota masyarakat.

Pada era globalisasi seperti ini, penting adanya penguatan dalam hal budaya di masyarakat. Hal ini dikarenakan budaya di masyarakat menjadi salah satu identitas yang mereka miliki. Globalisasi dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat seperti ekonomi, sosial, politik, teknologi, dan budaya. Mudahnya globalisasi masuk dalam masyarakat dapat membuat perubahan dalam segala aspek. Budaya di masyarakat memiliki tugas sebagai benteng atau penyaring budaya luar yang masuk. Agar budaya nasional atau budaya asli masyarakat Indonesia tidak tergerus oleh budaya luar yang masuk akibat globalisasi.

Selasa, 29 Oktober 2024

PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN

 Pendidikan Pancasila – Kelas 7F
Materi Ajar “Penerapan Nilai – nilai Pancasila”

 


Kegiatan yang memadukan pembelajaran dan permainan yang menyenangkan serta interaktif. Siswa dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing terdiri dari 5-6 anggota. Setiap kelompok diminta untuk membawa alat dan bahan, yaitu gunting, perekat, spidol warna dan satu lembar kertas A3.

Selasa, 27 Agustus 2024

Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa

 

Dalam era globalisasi saat ini, dunia menjadi tanpa batas, segala hal menjadi bebas. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus tetap mempertahankan jati diri atau identitas kita. Kita tidak boleh mudah terpengaruh oleh tren global yang justru dapat merusak dan menghilangkan jati diri Bangsa Indonesia. Terlebih lagi, kita tidak boleh mengikuti hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Kita harus ingat bahwa Bangsa Indonesia memiliki kepribadian luhur, bahkan sebelum Pancasila dirumuskan. Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa dapat ditunjukkan melalui kebiasaan / sikap dan kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat.